Selasa, 17 November 2020
Senin, 16 November 2020
Kamis, 12 November 2020
Salam Sehat
ORARI Inisiasi Bagikan Masker | Berbagi Itu Indah Di Hari Jum'at
RANTAU,- Ancaman pandemi Covid-19 masih membayangi daerah Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.Melihat data yang terpapar positif Covid-19 di Tapin berjumlah 445 orang, suspek 2 orang, meninggal 14 orang, masih dirawat 9 orang, dan sembuh 422 orang. Kendati angka mulai melandai.
Hal ini justru mendorong sejumlah tokoh di Orari Lokal Tapin bersinergi dengan Lembaga Kepolisian Polres Tapin, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan Tapin menginisiasi gerakan masker ditengah moments Hari Kesehatan Nasional ke-56 untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan yang sasarannya masyarakat terutama pekerja proyek padat karya di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rantau Baru, Jum'at (13/11) pagi.
Mereka terus aktif memberikan arahan semangat kepada sekitar 75 pekerja proyek padat karya tentang kondisi Covid-19 dan bagaimana menghindarinya. Dan Kasat Binmas Polres Tapin membagikan masker kepada mereka satu persatu.
Kapolres Tapin melalui perwakilannya Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat binmas) Polres Tapin AKP.Erliyanto.PJ mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan.Tujuannya untuk mendisiplinkan masyarakat pada protokol kesehatan sesuai peraturan bupati nomor 40. Betapa pentingnya menjaga protokol kesehatan diantaranya untuk menerapkan 3 M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Disitulah upaya kita melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Tapin.
Selain itu, secara bijak dan persuasif beliau meminta pekerja yang terbiasa membawa Sajam untuk hati-hati dan jangan berkelahi. Beliau juga menyinggung terkait pekerja yang masih dibawah umur dan sekolah, agar ini juga perlu diperhatikan lagi.
Selanjutnya Agus Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Tapin memaparkan sugesti kesehatan kepada pekerja, "Penyuluhan peningkatan disiplin protokol kesehatan Covid-19 untuk para pekerja dengan membagikan masker masih ditengah moments Hari Kesehatan Nasional ke-56, Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat serta jaga diri, keluarga, dan masyarakat, selamatkan bangsa dari Pandemi Covid-19. Salam sehat kita semua dan jangan lupa agar selalu memakai masker saat diluar, menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun,"katanya.
Wakil ketua Orari Lokal Tapin, Sumantri mengatakan, hari ini Orari Lokal Tapin memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada para pekerja proyek padat karya di Kabupaten Tapin.
"Orari Lokal Tapin bersinergi dengan Polres Tapin, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan yang masing-masing memberikan arahan kepada pekerja proyek ini terkena Covid-19. Diharapkan, para pekerja ini selalu sehat, bekerja dengan baik, tidak terkena penyakit. Sebab kalau sudah jatuh sakit itu sulit, untuk itu lebih baik kita mencegah daripada mengobati,"harapnya.
Kordinator Lapangan Pekerja Proyek Padat Karya, Adang Suriansyah menyambut baik kegiatan ini seraya memanjatkan puji syukur. "Alhamdulillah kami semua merasa terbantu, karena imbauan seperti ini sangat penting bagi kami.Apalagi yang bekerja disini adalah masyarakat umum sehingga mungkin banyak yang kurang mengerti dan faham diantaranya. Dengan diberikan imbauan penting ditambah masker itu sangat membantu kami dan terima kasih,"katanya.
Reporter Nasrullah
Minggu, 08 November 2020
Bupati Resmikan Repeater Di Puncak Gunung Barong
Puncak Gunung Barong di Desa Miawa Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin dalam rangka peremian repeater Bastari YH7HRF Orari Lokal Tapin oleh Bupati Tapin, HM.Arifin Arpan,MM. Sabtu (7/11) pagi.
Di titik 0 Repeater YH7HRF tepat di puncak Gunung Barong , pemandangan indah dari atas gunung terlihat jelas menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk menikmati deretan pegunungan berwarna hijau.
Peresmian repeater ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Bupati Tapin didampingi Ketua Orari Lokal Tapin H.Yustan Azidin, Wakil Orari Lokal Tapin Sumantri, Kapolres Tapin yang diwakili Kapolsek Piani IPTU.Sufian Noor, Dandim 1010 Rantau Ket.Inf Andi Sinrang, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tapin, H.Said Abdul Nasir. Acara juga dihadiri Husain Sekretaris Orari Lokal Daerah Kalsel, anggota Orari Lokal Tapin, dan Kalsel.
Sebagaimana diungkapkan Bupati Tapin, Drs.HM.Arifin Arpan mengatakan bahwa kegiatan kita hari ini adalah meresmikan Repeater YH7HRF Orari Lokal di Gunung Barong, Desa Miawa Kecamatan Piani. Tujuannya untuk memudahkan warga bersosialisasi dan berkomunikasi terutama mulai dari kebencanaan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kebanjiran, dan lainnya.
“Sengaja kita tempatkan disini, diatas ketinggian dengan pemandangan indah. Bahkan rencananya kita tempatkan lagi satu di sekitar Bendungan Pipitak Jaya,”katanya kepada sejumlah awak media.
Diimbau kepada anggotanya untuk bisa menjaga Repeater ini dengan baik, jangan sampai hilang. “Gunakan sebaik mungkin agar selalu bermanfaat bagi komunikasi antar anggota ORARI,”katanya.
Demikian Husaini Sekretaris Orari Lokal Daerah Kalimantan Selatan mengatakan, setelah diresmikan repeater ini diharapkan bisa dipelihara, dijaga agar selalu bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya sesion-sesion yang tidak menjangkau sesion-sesion yang jauh-jauh.
“Kami Orari Lokal Kalimantan Selatan mengapresiasi kepada Orari Lokal Tapin yang telah berhasil membangun repeater YH7HRF di daerahnya. Dimana repeater ini diakui jangkauannya bagus dan jauh,”katanya.
Ketua Orari Lokal Tapin Yustan Azidin mengatakan bahwa posisi repeater Bastari YH7HRF Orari Lokal Tapin yang diresmikan ini berada pada titik 0 Gunung Barong diatas ketinggian 177 Mdpl.
“Tujuannya dibangunkan repeater ini agar komunikasi dua arah dapat berjalan baik, Sehingga kita bisa berkomunikasi dengan baik terkait informasi yang dilaporkan oleh para anggota Orari. Dan terpenting dapat membantu pemerintah daerah dalam melaporkan kondisi kedaruratan dan kebencanaan alam,”katanya.
Mengingat masyarakat sini masih terbatas sinyal internet, sehingga animo masyarakat sini dalam berkomunikasi cenderung melalui repeater Gunung Barong. Apalagi kekuatan sinyal tersebut bisa sampai ke Kaltim, Kalteng, dan Malaysia. Bila menggunakan jaringan Android yang sinyalnya menunjukan satua decibel miliwatts (dBm).
Orari Lokal Tapin juga mendukung rencana Bupati Tapin menambah repeater lagi di sekitar lokasi objek vital Nasional Bendungan Pipitak Jaya, proyek pemerintah pusat yang perlu kita dukung. “Disini kita bisa bertukar informasi dan menyampaikan informasi tentang keberadaan bendungan Pipitak Jaya ini,”katanya.
Reporter Nasrullah
Anggota Orari Lokal Tapin Gotong Royong Dirikan Repeater Di Puncak Gunung Barong
Tata Cara Berkomunikasi
PERSIAPAN UNTUK MELAKUKAN KOMUNIKASI
Sebelum seorang amatir radio melakukan kegiatan komunikasi perlu dipersiapkan antara lain sebagai berikut :
a. Periksa catu daya dan alirannya, apakah masih bekerja dengan normal;
b. Periksa kondisi Antena apakah masih sempurna (gunakan V ASWR indicator);
c. Bila perangkat pemancar perlu ditala (tune up), maka tala -lah pada frekuensi yang kosong dan sebaiknya menggunakan DUMMY LOAD;
d. Periksa seluruh Mike, kondisi Kunci Ketuk (Keyer) apakah masih bekerja dengan baik;
e. Siapkan alat-alat tulis, termasuk Logbook.
TATA CARA MELAKUKAN PANGGILAN
Apabila hendak melakukan panggilan (memanggil siapa saja) maka hal yang perlu diperhatikan adalah :
a.Dengarkan dahulu dengan sabar frekuensi yang anda pakai untuk mengetahui apakah frekuensi tersebut sedang dipergunakan atau tidak.
b.Apabila setelah menunggu beberapa saat tidak terdengar stasiun lain yang menggunakan, yakinlah dengan menanyakan sebagai berikut :
Untuk Phone : Apakah frekuensi ini dipergunakan ?? Disini YD2WYC ganti
Is this frequency occupied? This is YD2WYC over atau
Is this frequency in use? This is YD2WYC over atau
Is any body using this frequency? This is YD2WYC over
Untuk C.W : ? DE YD2WYC K QRL ? DE YD2WYCK C DE YD2WYC K
Untuk RTTY : Cara untuk RTTY sama dengan phone dengan kecepatan 45, 45 Baud Cara untuk AMTOR sama dengan phone dengan mode FEC (Forward Error Correction) dan kecepatan 100 baud.Untuk SSTV : Seperti untuk phone dengan SSB Jika frekuensi tersebut sedang dipakai, maka anda harus menunggu atau mencari frekuensi lainnya yang tidak dipakai
c.Apabila ternyata tidak ada jawaban frekuensi sedang dipakai,maka dapat dimulai denganmelakukan panggilan. Jika frekuensi tersebut ternyata dipakai, maka anda harus bersabar menunggu atau mencari frekuensi lainnya yang kosong
d. Untuk melakukan panggilan dapat dilakukan dengan 3 (tiga) cara yaitu :
1) Panggilan Umum
Panggilan Umum berarti panggilan tersebut dapat dijawab oleh setiap Stasiun Radio
Amatir yang mendengarnya.Contoh :
CQ CQ CQ DE YD2WYC YD2WYC K
CQ CQ CQ disini YD2WYC YD2WYC memanggil ganti
CQ CQ CQ this is YD2WYC calling CQ over
Sebagai tambahan sebelum mengucap ganti/over dapat dipakai beberapa variasi misalnya : PSE. K Memanggil dan mendengarkan, ganti Calling and listening, over Calling and standby, over dan lain-lain.
2) Panggilan Umum Terarah
Panggilan terarah berarti panggilan tersebut hanya diperguanakan bagi suatuwilayah / daerah tertentu saja, stasiun Amatir lain diluar wilayah/daerah tidak diinginkan masuk Misalnya memanggil stasiun-stasiun di benua Africa :
CQ CQ CQ AF DE YD2WYC K CQ Africa CQ Africa, this is , YD2WYC YD2WYC calling Africa and standy, over.
3) Penggilan Khusus
Panggilan khusus berarti panggilan hanya untuk stasiun tertentu saja,Contoh :
YBØAAA DE YD2WYC D2WYC KN
YBØAAA disini YD2WYC memanggil anda, ganti
YBØAAA this isYD2WYC calling you over
TATACARA BERGABUNG DALAM SUATU KOMUNIKASI
a. Dalam menjawab suatu panggilan, perhatikan panggilan yang tengah berlangsung, apakah panggilan umum, panggilan umum terarah atau panggilan khusus. Jangan menjawab panggilan umum terarah atau panggilan khusus yang tidak ada kaitannya dengan stasiun anda.
b. Untuk bergabung kedalam suatu komunikasi yang telah berlangsung maka dengarkan dahulu dengan sabar. Perhatikan komunikasi apa yang sedang berlangsung, dan stasiun mana yang bekerja pada frekuensi tersebut.
c. Komunikasi DX (jarak jauh)
1) Tidak diperkenankan memotong ke dalam suatu komunikasi yang sedang berlangsung;
2) Harus sabar menunggu hingga komunikasi kedua stasiun berakhir;
3) Perhatikan terlebih dahulu siapa stasiun pengendali/ Net Control Station (NCS)
4) Anda hanya diperbolehkan memanggil stasiun pengendali
d. Komunikasi Biasa
Menunggu dan masuk pada spasi diantara pembicaraan.
e. Cara Bergabung
1) Apakah terdengar komunikasi
2) Apakah spasi cukup, gunakan YD2WYC over
f. Tata cara bergabung kedalam suatu jaringan/komunikasi (round table)
Umumnya panggilan pada frekuensi Net/Komunikasi berlingkar adalah panggilan umum terarah, oleh karenanya perlu memperhatikan panggilan-panggilan yang dilakukan NCS.
Cara bergabung dilakukan sebagai berikut :
1) Tunggu giliran panggilan yang ditujukan ke arah anda;
2) Setelah anda dipanggil segera masuk dengan menyebutkan nama panggilan. Misalnya : YD2WYC check in.
3) Apabila ada keperluan penting diluar giliran anda gunakan : contact dan sebutkan nama panggilan, setelah dipersilahkan utarakan maksud / keperluannya;
4) Setelah meninggalkan Net / Komunikasi berlingkar kemudian ingin masuk kembalipergunakan, pergunaka : check back, dengan menyebutkan nama panggilan.Setelah dipersilahkan utarakan maksud/keperluan anda.
5) Apabila anda terlambat masuk di dalam sebuah Net pergunakan :Late Check dan sebutkan nama panggilan. Setelah dipersilahkan utarakan maksud/keperluan anda.
Catatan :
Apabila mengudara dari tempat diluar domisili stasiun, maka harus dijelaskan apakah anda sedang land/portable/stroke wilkom lain. Misalnya : YB8TLN Land Mobile 2 (two) Yogyakarta YC2TLR Stroke 1 (one) Bogor YC2TLR/1
MACAM-MACAM KOMUNIKASI
Suatu komunikasi dinyatakan sah, apabila telah terjadi pertukaran nama panggilan dan report tentang readibility, signal strength, tone (RST) dengan benar. Nama panggila n dan RST yang diberikan oleh stasiun lawan wajib untuk kembali (read back) untuk mengetahui RST diterima dengan sempurna. Komunikasi yang lazim berlangsung dalam kegiatan komunikasi amatir radio yang bersifat :
a.Komunikasi yang sangat pendek,
cukup dengan memberikan / menerima nama panggilan dan RST. Hal ini biasanya terjadi dalam komunikasi kontes, expidisi prefix yang langka, komunikasi jarak jauh (DX’ing). Komunikasi dilakukan sangat pendek, mengingat banyaknya stasiun yang menunggu giliran untuk dapat menfadakan kontak/komunikasi dengan stasiun tersebut (pile -up).
b.Komunikasi Pendek
Yaitu komunikasi yang relatif pendek, cukup dengan tukar menukar nama panggilan, RST, nama operator dan lokasi stasiun, hal ini dimaksudkan untuk menghindari komunikasi yang berkepanjangan / bertele-tele sehingga dapat memanfaatkan waktu berkomunikasi / kontak dengan stasiun-stasiun lainnya. Hal ini biasanya terjadi dalam komunikasi berlingkar, Net,Jarak jauh (DX’ing) Komunikasi biasa.
c.Komunikasi panjang atau Ragchewing (ngobrol)
Komunikasi panjang yaitu yang sifatnya berbicara panjang lebar, sepanjang stasiun lawan menginginkannya; biasanya dimulai dengan menyebutkan nama panggilan, RST, nama dan lokasi, peralatan yang digunakan, berita cuaca dan lain-lain. Untuk melakukan komunikasi ini, agar benar-benar memperhatikan sopan santun berkomunikasi, dan perlu diingat pula bahwa media frekuensi spektrumnya terbatas dan banyak stasiun lain yang ingin menggunakannya.
SOPAN SANTUN BERKOMUNIKASI
Adalah merupakan hal yang sopan apabila didalam berkomunikasi selalu memberikan tenggang waktu (spasi) 2 hingga 3 detik.
Untuk komunikasi melalui fasilitas repeater, sebaiknya memberikan tenggang waktu (spasi)2 hingga 3 detik setelah repeater cut off.
Hal tersebut butir a dan b perlu dilakukan untuk memberi kesempatan bagi stasiun lain masuk bergabung atau membawa berita darurat/penting.
Melakukan “TUNING” pemancar pada frekuensi yang sedang dipergunakan, sangat mengganggu dan perbuatan yang tidak sopan. Seyogyanya tuning dilakukan dengan menggunakan Dummy Load atau melaksanakan tuning di frekuensi yang tidak dipergunakan (kosong).
Selalu mengucapkan OVER/GO AHEAD / GANTI pada setiap akhir pembicaraan, sehingga stasiun lawan bicara atau yang memonitor dapat mengetahui bahwa anda telah selesai berbicara seperti yang sering terdengar bila mbak Nunung YC2TLR pada Room Indonesia di eQSO melalui gateway Borobudur Magelang.
Berkomunikasi yang sopan, tidak tumpang tindih, mencaci maki, mengadakan gangguan gangguan yang jelas bertentangan dengan kode Etik Amatir Radio atau berkomunikasi sambil mengunyah / makan / bersiul-siul.
Jangan menyebut QSL informasi anda apabila tidak diminta. QSL informasi stasiun lawan dapat dilihat pada callbook, QSL dapat dikirimkan melalui QSL Biro.
Berikanlah QSL informasi apabila diminta, gunakan P.O. Box untuk mempersingkat komunikasi, dan hendaknya tidak memberikan alamat yang berkepanjangan, misalnya : “Jalan Kebon Kacang Gang I Nomor 85, Tanah Abang Jakarta Pusat” yang apabila dieja satu persatu akan memakan waktu banyak dan bertele -tele. Alamat dapat dilihat pada callbook
Jangan mengucapkan QSL 100% untuk anda, karena mengirim / membalas kartu QSL tersebut merupakan kewajiban dan bukan janji-janji, ingat semboyan : “QSL CARD is FINAL COURTESY of a QSO”
Dalam menyebutkan nama operator agar disebutkan sesingkat mungkin / nama pendek (nickname) misalnya : Ana untuk Ana Genesis, Upi untuk Upiyah dan sebagainya.
Setelah nama disebutkan secara keseluruhan, diwajibkan untuk disebut ulang dengan mengejanya, misalnya YC2TLR: My name is Nunung, NOFEMBER UNIFORM NOFEMBER UNIFORM NOFEMBER GOLF. / Yayan is my name, like YANKEE ALVA YANKEE ALVA NOVEMBER dan seterusnya
BAHASA YANG DIGUNAKAN DALAM BERKOMUNIKASI
Menurut Radio Regulation (RR) 2732 : Bahwa komunikasi antar amatir radio harus diselenggarakan dalam bahasa biasa yang dimengerti umum dan pembicaraan dibatasi pada hal-hal yang bersifat teknis/eksperimen dan hal-hal yang bersifat pribadi tidak untuk tujuan-tujuan lainnya, yang karena tidak penting, dibenarkan untuk tidak menggunakan sarana telekomunikasi umum. Penjelasannya adalah sebagai berikut :
Disebutkan bahwa komunikasi harus diselenggarakan dalam bahasa yang dimengerti umum, yang dimaksud disini adalah dilarang berbicara dengan bahasa DAERAH, bahasa SANDI, karena kata-kata sandi sangat mudah disalahgunakan, misalnya kode yang diciptakan bagi perdagangan (komersiil), bahkan dapat pula disalagunakan bagi tindak kejahatan maupun bagi kegiatan subersif yang dapat membahayakan negara.
Kata-kata sandi yang dewasa ini telah menjadi kebiasaan seperti sawahan, cangkulan, CM, CB, MD, MK, TM, Romeo PIKO, PTT Line, KIBEK, KILO, Gerobak dan lain-lain jelas merupakan pelanggaran terhadap Radio Regulation tersebut, karenanya tidak boleh dipergunakan/harus segera dihilangkan karena meruapakan kebiasaan buruk (bad habits) yang dapat terbawa dipergunakan dalam komunikasi international.
Pembicaraan antar Amatir Radio yang dapat menimbulkan kesan mengadakan transaksi perdagangan tidak boleh dilakukan.
Sumber YD2TFB









